Pahami Tata Cara Sholat Idul Adha Untuk Bulan Dzulhijah Yang Penuh Berkah

oleh -429 Dilihat
Tata Cara Sholat Idul Adha
shalat idul adha

Berita Orbit – Sholat Idul Adha salah satu ibadah sunnah dalam agama Islam. Hal sholat idul adha dilaksanakan oleh semua lapisan kaum muslimin, baik laki-laki dan perempuan, orang dewasa atau anak-anak.

Sholat Idul Adha hukumnya sunnah muakkad atau sunah yang dianjurkan. Sholat Idul Adha disunnahkan lebih pagi (disegerakan) untuk memberi kesempatan menyembelih hewan kurban lebih cepat.

Berikut penjelasan lengkap tentang anjuran dan tata cara Idul Adha.

Waktu dan Tempat Shalat Idul Adha

Waktu sholat Idul Adha dilaksanakan oleh umat Islam tepat pada 10 Dzulhijjah, yakni bertepatan dengan rangkaian kegiatan haji di tanah suci Mekah. Waktu sholatnya dianjurkan untuk dilaksanakan pada pagi hari, kira-kira pukul 07.00 atau sesuai batasan, yaitu mulai terbitnya matahari sampai siang waktu setempat.

Selanjutnya, sholat Idul Adha dilaksanakan secara berjamaah demi syiarnya agama Islam, di tanah lapang yang bersih atau di masjid. Sebagaimana sabda Rasul SAW.

“Dari Abu Hurairah berkata: Bahwa pada suatu hari raya turun hujan, maka Nabi Muhammad SAW melakukan shalat dengan sahabat-sahabatnya di masjid.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Hakim)

Baca Juga  Tata Cara Sholat Tasbih : Sholat Sunnah Yang Dianjurkan Dilakukan Setidaknya Sekali Seumur Hidup

Tata Cara Shalat Idul Adha

Cara mengerjakan shalat Idul Adha sama dengan mengerjakan shalat Idul Fitri, yang berbeda hanyalah niatnya saja. Sebelum mengerjakan shalat, terlebih dahulu memastikan bahwa kita suci dari hadas dan najis serta berwudhu. Selain itu harus menutup aurat dan memakai pakaian yang suci dan bersih. Adapun tata cara pelaksanaan shalat Idul Adha adalah berikut:

1. Niat

Saat jama’ah siap, shalat dimulai dengan niat shalat Idul Adha, berbarengan dengan takbiratul ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan sampai pundak. Adapun niat shalat Idul Adha sebagai makmum adalah:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Saya niat shalat Idul Adha dua rakaat karena Allah Ta’ala”

2. Takbiratul Ihram

Pada rakaat pertama, takbiratul ihram (Allahu Akbar) lalu membaca do’a iftitah

3. 7 kali takbir

Selanjutnya melakukan 7 kali takbir dan di setiap takbir disunnahkan membaca tasbih.

“Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.”

Baca Juga  Empat Partai Politik Akan Daftar ke KPU di Hari Kedelapan

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah tiada Allah selain Allah, Allah Maha Besar.”

4. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek

Imam membaca surat Al-Fatihah dan disambung dengan surat lainnya. Diutamakan surat Qof atau surat Al-A’la

5. Ruku, I’tidal, Sujud

6. Takbir 5 Kali pada Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, sesudah berdiri langsung membaca takbir 5 kali, dan setiap takbir disunnahkan membaca tasbih seperti rakaat pertama

7. Membaca surat Al-Fatihah dan Surat Pendek

Membaca surat Al-Fatihah dan diteruskan dengan membaca surat yang dikehendaki oleh Imam (yang lebih utama membaca surat Al-Ghasyiyah)

8.Ruku, l’tidal, Sujud

9. Tahiyat Akhir

10. Salam

Setelah shalat selesai, khotib akan melaksanakan khutbah dua kali. Pada khutbah pertama membaca takbir 9 kali, dan pada khutbah kedua membaca takbir 7 kali.

Anjuran Shalat Idul Adha

Banyak sekali keutamaan-keutamaan yang diperoleh seorang muslim untuk melaksanakan shalat Id di bulan Dzulhijjah. Dengan demikian, hendaknya kita melaksanakan ketentuan-ketentuan shalat Idul Adha untuk semakin menambah pahala dan tawakal kita kepada Allah SWT.

Baca Juga  Cemarkan Nama Baik, Gus Samsudin Laporkan Pesulap Merah ke Polisi

1. Ketika akan pergi ke lapangan atau masjid, disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu dan memakai wangi-wangian, serta mengenakan pakaian terbaik.

Hal itu sebagaimana yang diriwayatkan hadis berikut:

“Dari Hasan Al-Syibthi berkata, Rasulullah SAW bersabda: Memerintahkan kami agar pada hari raya itu mengenakan pakaian yang terbagus, memakai wangi-wangian yang berbaik, dan berkurban dengan hewan yang paling berharga.” (HR. Hakim)

2. Sebelum berangkat, disunnahkan untuk makan terlebih dahulu.

Sunnah ini dijelaskan oleh hadis berikut:

“Dari Annas ia berkata: Rasulullah SAW tidak berangkat ke tempat shalat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Ahmad dan Bukhari)

3. Orang yang pergi menunaikan shalat Idul Adha hendaknya menempuh jalan yang berbeda antara pergi dan pulangnya.

Hal ini dijelaskan oleh hadis sebagai berikut:

“Dari Abu Hurairah RA berkata, apabila Nabi SAW pergi shalat hari raya, maka ketika pulang beliau menempuh jalan yang berlainan dengan waktu perginya.” (HR. Ahmad dan Turmudzi).

Demikianlah tata cara sholat idul adha, semoga membantu Anda dalam melaksanakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.