Pelajari Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Sini

Berita Orbit, Jakarta – Menjelang bulan Ramadan, sudah menjadi tradisi bagi umat Islam Indonesia untuk melakukan ziarah kubur. Namun, bagaimana tata caranya? bagaimana doa ziarah kubur? dan bagaimana adabnya? Berikut kami jelaskan untuk Anda.

Kata “ziarah” memiliki arti menengok, jadi ziarah kubur artinya menengok kubur. Sedangkan menurut syariat Islam, ziarah kubur bukan hanya sekedar menengok kubur, atau untuk sekedar tahu dan mengerti keadaan makam, tapi kedatangan seseorang ke kubur adalah dengan maksud untuk mendoakan kepada orang yang dikubur dan mengirim pahala untuknya atas bacaan-bacaan ayat Al-Qur’an dan kalimat-kalimat thayyibah, seperti tahlil, tahmid, tasbih, shawalat, dan lain-lainnya.

Lantas bagaimana hukum ziarah kubur? Hukum ziarah kubur adalah sunnah, sebagaimana diriwayatkan hadis berikut ini: “Dahulu saya melarang menziarahi kubur, adapun sekarang berziarah ke sana karena yang demikian itu akan mengingatkanmu akan hari akhirat.” (HR. Ahmad, Muslim, dan Ashhabussunan)

Selanjutnya, Ibnu Thawus mengatakan : “Jika kamu hendak berziarah ke kuburan orang-orang mukmin, maka hendaknya hari Kamis, jika tidak, maka waktu tertentu yang kamu kehendaki, menghadap ke kiblat sambil meletakkan tangan pada kuburannya dan membaca doa tersebut.”

Perlu untuk diingat, berziarah dan membaca doa di areal pemakaman bukan berarti meminta kepada kuburan, tetapi memohon kepada Allah untuk dirinya dan orang yang diziarahi. Jika berziarah ke makam para wali atau ulama, berdoalah kepada dirinya dan dengan wasilah (perantara) para Wali dan Ulama’, dengan harapan doanya akan mudah terkabul berkat wasilah dari kekasih Allah tersebut.

Baca Juga  Usut Kasus Kerangkeng Manusia, Hari Ini Komnas HAM Periksa Bupati Langkat

Berikut adalah tata cara dan doa ziarah kubur yang bisa Anda amalkan:

Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur

Dikutip dari buku Sutejo Ibnu, tata cara berziarah kubur adalah sebagai berikut:

1. Ketika memasuki areal pemakaman hendaknya mengucapkan salam

اَلسَّلاَمُعَلَىاَهلِالدِّيَارِمِنَالْمُؤْمِنِيْنَوَالْمُسْلِمِيْنَاَنْتُمْلَنَافَرْطٌوَنَحْنُاِنْشَآءَاللهُبِكُمْلاَحِقُوْنَ

Assalaamu ‘alaa ahlid diyaar minal mu’minina wal muslimiin antum lanaa farthun wa nahnu insyaallahu bikum laahiquun.

Artinya: Salam atas para penghuni kubur, mukminin dan muslimin, engkau telah mendahului kami, dan insya Allah kami akan menyusulmu.

2. Membaca surat-surat Al-Quran

Adapun surat yang dibaca cukup sejumlah surat pendek, antara lain :

  • Surat Al-Qadar (7 kali)
  • Surat Al-Fatihah (3 kali)
  • Surat Al-Falaq (3 kali)
  • Surat An-Nas (3 kali)
  • Surat Al-Ikhlas (3 kali)
  •  Ayat Kursi (3 kali)

Hal itu berdasarkan suatu hadis yang menyatakan :

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar (7 kali) di kuburan seorang mukmin, Allah mengutus malaikat padanya untuk beribadah di dekat kuburannya, dan mencatat bagi si mayit pahala dari ibadah yang dilakukan oleh malaikat itu sehingga Allah memasukkan ia ke surga. Dan dalam membaca surat Al-Qadar disertai surat Al-Falaq, An-Nas, Al-Ikhlas dan Ayat kursi, masing-masing (3 kali).”

3. Membaca doa sebanyak 3 kali

Adapun doa yang dimaksud berbunyi :

Baca Juga  Bikin Geger! Warga Sampang Temukan Gas Alami Saat Mengebor Sumur

اَللَّهُمَّاِنِّياَسْئَلُكَبِحَقِّمُحَمَّدٍوَآلِمُحَمَّدٍاَنْلاَتُعَذِّبَهَذَاالْمَيِّتِ

Allaahumma innii as-aluka bihaqqi Muhammadin wa aali Muhammad an laa tu’adzdziba haadzal mayyit.

Artinya: Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini

4. Meletakkan tangan di kubur sambil membaca doa

Doa yang dimaksud berbunyi :

اَللَّهُمَّارْحَمْغُرْبَتَهُ،وَصِلْوَحْدَتَهُ،وَاَنِسْوَحْشَتَهُ،وَاَمِنْرَوْعَتَهُ،وَاَسْكِنْاِلَيْهِمِنْرَحْمَتِكَيَسْـتَغْنِيبِهَاعَنْرَحْمَةٍمِنْسِوَاكَ،وَاَلْحِقْهُبِمَنْكَانَيَتَوَلاَّهُ

Allaahumarham ghurbatahu wa shil wahdatahu wa anis wahsyatahu wa amin raw’atahu wa askin ilayhi min rahmatika yastaghnii bihaa ‘an rahmatin min siwaaka wa alhiqhu biman kaama yatawallaahu.

Artinya: Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepiannya, tentramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu yang dengannya tidak membutuhkan kasih sayang dari selain-Mu, dan susulkan ia kepada orang yang ia cintai.

Adab Berziarah Kubur

  1. Terdapat berapa adab-adab untuk melakukan ziarah kubur yang lebih baiknya kita lakukan
  2. Berwudhu terlebih dahulu sebelum menuju ke makam untuk berziarah
  3. Memberi salam serta mendoakan ahli kubur
  4. Dalam berziarah, hendaknya dilakukan dengan tenang dan penuh hormat, khidmat, dan tenang
  5. Mengambil pelajaran dari ziarah tersebut, yaitu untuk mengingatkan peziarah akan kematian yang akan menjemput dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat yang akan dijalani
  6. Hendaknya tidak duduk di atas nisan kubur dan tidak melewati atas nisan, karena merupakan perbuatan idza’ (menyakitkan) terhadap mayat
  7. Menjauhi perkataan batil, seperti meratap atau menangis dengan meraung-raung
  8. Berpakaian muslim dan muslimah yang longgar, tidak ketat, tidak transparan, dan yang bisa menutup aurat
  9. Tidak membaca Al-Qur’an di kuburan
  10. Tidak boleh mencela kepada ahli kubur
Baca Juga  Istri Almarhum Ali Kalora di Poso Diberikan Renovasi Rumah Oleh Kapolda Sulteng

Hikmah Berziarah Kubur

Dalam kitab Mau’idhoh Al- Mu’minin disebutkan tiga hikmah dibalik anjuran untuk berziarah kubur:

  1. Berdoa untuk arwah orang yang diziarahi dan kaum muslimin agar mendapatkan ampunan dan selamat dari siksa kubur
  2. Sebagai wahana untuk introspeksiintrospeksi dan muhasabah
  3. Membuat hati menjadi lembut karena ziarah kubur dapat mengingatkan kepada kematian dan kehidupan akhirat kelak setelah kematian

Berikut panduan lengkap tentang ziarah kubur untuk umat muslim, semoga orang-orang terkasih yang telah meninggalkan kita selalu diberi ampunan oleh Allah SWT.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *