Rudy Susmanto Ingin Kepala Desa Berada di Tengah Masyarakat dan Gali Potensi Desa

CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta kepada para kepala desa ( kades) menjunjung tinggi integritas.

Hal tersebut, dikarenakan kades memiliki peran central di tengah-tengah masyarakat.

“Kami berharap kepada para kepala desa harus jadi titik tengah, berada di tengah-tengah masyarakat. Jadi supaya kades tetap netral dan jaga kondusifitas,” ujarnya saat menghadiri pelantikan 32 kepala desa di gedung Tegar Beriman, Kamis (27/4/2023).

Selain itu, menurutnya kades dan masyarakatnya harus bisa menggali potensi yang ada di desanya.

Karena, potensi tersebut akan berdampak ke sejumlah sektor yang berpotensi di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kami berpesan kepada seluruh kades, tugas bapak ibu cukup berat dan semoga bisa memaksimalkan potensi yang ada di desanya masing-masing untuk membangun Kabupaten Bogor ke depan yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga  Jelang HUT ke 78 TNI, Dandim 0621 dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Gelar Ziarah Nasional

Lalu, dengan terpilihnya 32 kades inj, kata Rudy Susmanto diharap mampu bersikap terbuka dan bisa merangkul masyarakat.

Bahkan, masyarakat yang tidak mendukung para kades itupun bisa dirangkulnya.

Maka dari itu, dalam Pil kades serentak lalu, semua pihak diharap bisa menerimanya dengan hasil akhirnya yang sudah diputuskan secara adil saat ini.

Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa kades dan masyarakat yang tak memilihnya agar bisa bersatu untuk membangun desa bersama-sama.

“Konsolidasi harus dilakukan, Kades terpilih harus mau merangkul dan memberi ruang serta kesempatan ke semua lapisan masyarakat membangun desa,” katanya.

Terlebih lagi, menurutnya saat ini Indonesia sudah memasuki tahun politik, yang di mana dalam waktu dekat bakal ada Pemilu 2024.

Dalam hal ini, iapun meminta agar kades bisa berkomitmen berdiri di tengah masyarakatnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Kapolres Bogor yang Baru Masih Muda dan akan Bawa Perubahan

“Pesta demokrasi ini jangan dijadikan untuk memecah belah masyarakat Indonesia tapi pesta demokrasi ini agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya untuk menentukan masa depan bangsa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *