Kasus covid-19 terus bertambah di Jakarta

Kemenkes Buka Peluang Aktivitas Masyarakat Diperketat Saat Ramadan

Berita Orbit, jakarta-Kementerian Kesehatan menyatakan akan kembali memperketat aktivitas masyarakat pada awal bulan suci Ramadan jika kasus covid-19 varian B.1.1.529 Omicron BA.2 atau yang biasa disebut Son of Omicron di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Kalau BA.2 terus meningkat, potensi peningkatan laju penularan juga bisa banyak ya. Mungkin kita akan melakukan restriction sedikit di awal-awal bulan Ramadan supaya menjaga jangan sampai pada saat Idulfitri kita risikonya terlalu besar,” kata kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmizi dalam acara daring, Kamis 17 Maret 2022.
Nadia menjelaskan, karakteristik varian Omicron BA.2 yang lebih cepat menular dari sub-varian sebelumnya. Negara-negara yang telah menyatakan adanya varian Omicron BA.2 pun mengalami lonjakan kasus harian.
Selain itu, tingkat keparahan varian Omicron BA.2 pun relatif sama dengan varian lainnya yaitu 15 persen-20 persen. Walaupun terbilang kecil, tapi jika laju kasusnya tinggi maka rumah sakit akan kewalahan juga pada akhirnya.
“BA2 doubling time-nya jauh lebih tinggi dari BA.1. Sementara kita tahu BA.1 kan kita sudah alami itu kondisinya seperti apa. Tapi tingkat keparahan, rawat inap, sama dengan BA.1. Artinya hanya 15-20 persen dari kasus, tapi kalau jumlah kasus banyak, otomatis secara absolut akan banyak juga yang membutuhkan perawatan di rumah sakit,” pungkas Nadia.
Indonesia sendiri sudah mendeteksi tiga sub-varian Omicron, antara lain BA.1, BA.1.1, dan BA.2. Mayoritas yang menyebar adalah varian BA.1 tetapi varian BA.2 tengah mengalami peningkatan dan lebih dikhawatirkan karena sifat penularannya.
Saat ini, tercatat sudah ada 668 kasus Omicron BA.2 di Indonesia.
Nadia meminta warga untuk tidak berprasangka bahwa pemerintah sengaja menakut-nakuti warga, atau bahkan pemerintah dinilai memilih momentum saat mendekati perayaan agama.
Ia menegaskan, karakteristik virus akan terus bermutasi dan menciptakan varian baru dengan karakteristik bisa melemah atau menguat.
Baca Juga  Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Aman Jelang Ramadan ¬†

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *